Tips Mudik Aman dan Nyaman

Lebaran sebentar lagi..

Seperti sudah menjadi tradisi masyarat Indonesia, orang-orang mulai mempersiapkan diri untuk pulang kampung alias mudik. Mudik, sebuah rutinitas yang menjadi mimpi buruk yang sebenarnya ingin dihindari oleh sebagian besar orang. Mengapa..?! Alasannya jelas. 22 juta penduduk Indonesia melakukan perjalanan secara serentak sebelum dan sesudah Idul Fitri. Messed up, mixed up. Bayangkan saja kekacauan yang terjadi. Dan ini terjadi setiap tahun  terus menerus. Hanya di Indonesia, perhaps. Tapi, kerinduan akan kampung halaman dan keinginan besar untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga, membuat orang rela bersusah-payah untuk mudik. Ya, 22 juta orang itu.


Dan sebagai seorang bujang lapuk yang telah cukup berpengalaman makan asam garam dunia permudikan, dalam kesempatan ini gue mau share kepada para calon mudik-ers, agar perjalanan mudik kalian aman dan nyaman.


So, here we go....
 

1. Mudik dengan Kendaraan Pribadi



Mudik dengan kendaraan pribadi adalah pilihan yang banyak diminati kaum urban belakangan ini. Alasannya banyak, lebih nyaman (untuk penumpangnya, at least :p), lebih santai (bisa mampir makan, bisa mampir ke tempat wisata,dsb) dan paling utamanya bisa buat mejeng di kampung halaman.



Dari paparan disini, diperkirakan dalam arus mudik tahun ini akan ada 1,6 juta mobil pribadi dan 2,36 juta motor. Jalanan akan sangat padat, bung..!! Untuk menghadapi tantangan ini, berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan apabila kalian ingin mudik menggunakan kendaraan pribadi :

a. Cek “kesehatan” kendaraan sebelum berangkat


Yo’i pace. Inilah langkah awal yang paling penting. Seperti disebutkan di atas, diperkirakan dalam arus mudik tahun ini akan ada 1,6 juta mobil pribadi dan 2,36 juta motor. Karena itu, pastikan kendaraan kalian siap untuk diajak bertempur ke medan perang.

Mobil yang sudah "uzur"
tidak direkomendasikan untuk mudik jarak jauh

Kendaraan yang sehat dan prima adalah syarat mutlak. Karena kalau sampai terjadi sesuatu di jalan, seperti mogok, akan sangat merepotkan. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Untuk berjaga-jaga, cari tahu juga layanan servis yang siap melayani sepanjang perjalanan kalian. Just in case, terjadi hal-hal di luar dugaan.


b. Jaga kesehatan dan kebugaran

Dalam Kendaraan yang sehat harus ada Supir/Pengendara yang sehat. Camkan kalimat ini. Kalaupun kalian mudik naik supercar supersehat macam ferrari, tapi kemudian teledor dan mengantuk di jalan.. well, akibatnya tetap akan fatal. Jadi, selalu persiapkan fisikmu berada dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan.

Atau Ferrari anda akan berakhir seperti ini...

Dari data disini, selama arus mudik tahun lalu terjadi 4.482 kecelakaan sepeda motor, dan 855 kasus kecelakaan mobil. Jangan sampai ini terjadi pada kalian. Selalu konsentrasi di perjalanan dan jangan (terlalu) ugal-ugalan. Ngantuk jangan nyetir, Nyetir jangan ngantuk. Istirahat yang cukup sebelum melakukan perjalanan. Kondisi tubuh yang fit akan membuat perjalanan lebih aman dan nyaman.


c. Bawa barang secukupnya

Kalian mudik karena pengen ketemu keluarga dan sanak saudara, kan..?! Bukan mau gelar lapak di kampung, kan..?! Jadi buat apa bawa barang banyak-banyak..?! Merepotkan, membuat perjalanan menjadi tidak nyaman. Bawa barang secukupnya saja, dan tentu saja.. sedikit oleh-oleh untuk para hansip di kampung.

Terlalu berlebihan...
Jangan Ditiru...


d. Cari tahu informasi mengenai jalur-jalur alternatif

Ribuan kendaraan tumpah ruah di jalanan. Dimana-mana macet. Akan sangat membantu kalau kalian tahu jalur-jalur alternatif, yang biasanya relatif tidak seramai dan semacet jalan utama. Walaupun kadang lebih jauh gak masalah. Daripada macet.

No Traffic...  and No Asphalt of course..


e. Gunakan pakaian yang nyaman dan santai

Kalian kan bukan pengen mejeng di jalanan, kan..?! Jadi tidak perlu menggunakan pakaian yang terlalu ribet dan formal. Perjalanan akan kalian tempuh dalam waktu yang cukup panjang, disertai dengan bumbu macet dan cobaan lain. Jadi, gunakanlah pakaian yang santai, agar kalian tetap nyaman sepanjang perjalanan.

Setelan yang sangat tidak direkomendasikan..


2. Mudik dengan Transportasi Umum (Pesawat/Kereta/Bus)



Malas nyetir sendiri menghadapi kemacetan jalur mudik..?! Well, maka solusi yang baik adalah naik bus. Ya, naik bus dimana kamu tinggal duduk manis dan bisa sampai tujuan. Bukannya bawa metromini buat mudik ke kampung. Whhatt.?? Ya, tahun lalu, waktu gue terjebak kemacetan di daerah Salatiga dalam perjalanan ke Solo, gue melihat Metromini..!! The Red and Blue Metromini yang tiap hari merayap di kemacetan Jakarta. Dammit...!!!

Yes.. This is what I mean...

Oke, back to our topic. Menurut kami sih, mudik naik bus ini ada kelemahannya. Ya itu tadi, kalian tetep aja masih terjebak kemacetan. Bedanya ya kalau naik bus kalian cuma tinggal duduk manis. Kalau mau yang gak kena macet, maka kereta adalah solusi terbaik. Kereta berjalan di relnya sendiri, menjamin bebas macet. Mau yang bebas macet, lebih cepat, dan lebih nyaman..?? Terbang naik pesawat, meski artinya membayar jauh lebih mahal.

Plus.. pelayanan prima dan istimewa...  :D

Jadi kesimpulannya, setiap transportasi umum ada plus-minusnya masing-masing. Gue tidak menyebut kapal laut, karena kebetulan belum pernah naik moda yang satu ini. Gue gak mungkin dong, menyebut sesuatu yang gue sendiri belum pernah alami. Itu namanya sotoy.

Jadi, mas bro dan mbak sist, agar mudik naik transportasi umum bisa tetap aman dan nyaman, inilah tips-nya :


a. Beli/pesan tiket jauh-jauh hari sebelumnya

Nowadays, jumlah penumpang transportasi umum, baik bus, kereta, maupun pesawat, makin menggila. Apalagi di momen khusus seperti Lebaran. Sebagai contoh penjualan Tiket kereta, yang sekarang sudah bisa dipesan secara online.Tiket selama arus mudik lebaran laris manis kayak bakso tenis. Tiket pesawat yang harganya selangit di peak season macam lebaran pun, tetap laku diburu. Chaos.

Untuk mengantisipasi kalian tidak kebagian tiket dan gagal mudik lalu berakhir dengan membusuk di kamar kost, beli/pesanlah tiket jauh-jauh hari sebelumnya. Manfaatkan fasilitas online reservation yang disediakan masing-masing penyedia jasa transportasi. Khusus untuk tiket pesawat, ada lagi satu keuntungan kalau kita memesan jauh-jauh hari. Ada kemungkinan kita bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Kalaupun penyedia jasa layanan tidak menyediakan fasilitas pembelian online, seperti bus misalnya, sekarang ini kamu tetap bisa memesan tiket jauh hari sebelumnya di agen bus terdekat.


 Kalau gak mau repot, manfaatkan saja jasa biro perjalanan terdekat. Yah, dengan ekstra ongkos jasa yang harus kamu bayar. Gak masalah. Daripada kamu membusuk di kamar kost.


b. Bawa barang secukupnya

Naik kendaraaan pribadi aja “dilarang” bawa barang banyak-banyak. Apalagi kalau naik transportasi umum. Membawa banyak barang dalam situasi berdesakan dengan ratusan orang sungguh bukan ide yang bagus. Repot, bray. Bawa barang secukupnya aja lah.




c. Bawa buku bacaan yang menarik

Perjalanan naik transportasi umum, terutama jalur darat, akan memakan waktu yang lama. Duduk diam dalam waktu yang lama akan sangat membosankan. Apalagi kalau kebetulan kalian sedang apes duduk di sebelah om-om sok tahu yang sok asyik. Dijamin garing.

Contoh bacaan yang bermanfaat..
Agar Anda Kaya...

Karena itu akan sangat membantu kalau kalian membawa buku yang menarik untuk kalian baca sepanjang perjalanan. Lebih bagus lagi, kami sarankan kalian membaca buku-buku agama atau pengetahuan umum. Keren. Menambah wawasan.


d. Bawa dan charge gadget sampai penuh

Bawa apapun gadget yang kalian punya, HP/Smartphone/BB/Android/Mp3 Player /Ipod/Ipad/Iphone/Tablet/PSP/Nintendo DS or whatever. Yah, alasannya sih kurang lebih sama dengan poin sebelumnya. Untuk menghindari momen “mati gaya” dalam perjalanan jauh yang membosankan.

But, please...  Jangan lebay juga lah...

Kecuali di pesawat, BBM-an/Whatsup/twitter-an or whatever another messenger or social media you’ve used, lebih mengasyikkan daripada bengong menggalau gak jelas. Apalagi kalau kalian punya gebetan. Perjalanan panjang akan terasa singkat. Kalian juga bisa menghibur diri dengan membaca racauan gila tapi bermakna di the poskamling. Dan ingat untuk selalu pastikan semua gadget-mu dalam kondisi fully charged. Biar kuat sampai tujuan.


e. Berpenampilan keren dan wangi, tapi tetap santai

Buat apa..?? Well, dude, seperti gue singgung di atas, ada 22 juta penduduk Indonesia melakukan perjalanan secara serentak sebelum dan sesudah Idul Fitri. Kita tidak pernah tahu dengan siapa kita akan bertemu sepanjang perjalanan. Kesan pertama sangatlah penting. Karena itu, gue tekankan untuk senantiasa berpenampilan keren. Dimanapun dan kapanpun. Tapi ingat, jangan berlebihan semisal memakai setelan jas lengkap dengan dasi. Dijamin kurang nyaman.

Casual..
Yaaahh.. minimal kayak Paul Walker lah..

Hal ini penting terutama bagi para Jomblo. Siapa tahu kalian duduk bersebelahan dengan lawan jenis yang cakep, rajin ibadah, pinter, dan tajir yang lagi mudik sendirian dan kebetulan baru putus sama pacarnya. Spot on, mate..!! Sekali merengkuh dayung, 2-3 pulau terlampaui. Perjalanan mudik pun akan semakin menyenangkan. No More Galau..!!


f. Senantiasa hati-hati dan waspada

Kejahatan ada dimana-mana. Apalagi dalam situasi keramaian di terminal, stasiun atau bandara. Kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan. Waspadalah.. waspadalah...!!


Jaga selalu dompet dan barang-barang bawaanmu dengan seksama. Jangan mudah percaya dengan orang yang baru kalian kenal. Waspada dengan modus hipnotis yang marak belakangan ini. Sebagai langkah preventif, jangan membawa uang tunai dalam jumlah besar, secukupnya saja. Juga jangan memakai perhiasan berlebihan. Berbahaya.

Sangat Berlebihan...
Sangat Tidak Dianjurkan...


 ===+*+===

Sebagai tips tambahan yang berlaku secara universal, sepanjang pengalaman gue, akan lebih enak kalau kita mudik bareng-bareng, misalnya dengan keluarga. Atau buat kaum urban yang belum berkeluarga,  carilah teman-teman seperjuangan di perantauan yang punya tujuan mudik sama. Kelebihannya banyak. Kalau naik kendaraan pribadi, selain sebagai teman ngobrol, juga bisa gantian nyetir/mengendarai. Perjalanan pun terasa lebih ringan. Kalau dengan transportasi umum, mudik bareng-bareng jauh lebih aman, mengurangi resiko menjadi korban kejahatan. Idle time seperti menunggu kereta/bus/pesawat berangkat atau sepanjang perjalanan pun akan menjadi lebih menyenangkan kalau mudik bareng teman-teman. Gak ada lu gak rame..!!


Tetep Bisa Ketawa walau Menunggu Lama..

Jadi, kawan, demikianlah tips-tips yang dapat kami bagikan dalam kesempatan kali ini. Semoga dengan mengikuti tips-tips dari kami, perjalanan mudik kalian akan menjadi aman dan nyaman, as you wish. Sekali lagi, tips-tips ini kami rangkum berdasarkan pengalaman kami selama ini. Untuk hasil yang lebih optimal, kalian bisa memodifikasinya sesuai kondisi dan situasi di lapangan. Be Creative, dude..!!

Akhir kata, mari kita bersama-sama berdoa agar perjalanan mudik nanti akan berjalan lancar, tanpa hambatan berarti, dan kita semua selamat sampai tujuan. Berkumpul bersama keluarga dan orang-orang yang kita sayangi. Amin.



 ========================================================================

Tulisan ini juga dapat kalian temukan di :

 
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar:

  1. setuju gan.. biar tidak terlalu merepotkan saja pas saat mudik gan

    BalasHapus